Apakah Benar Nenek Moyang Manusia adalah Kera?

Buat temen-temen yang waktu SMA ambil jurusan IPA, pasti  pernah denger kan nama Charles Darwin? Seorang yang melakukan pelayaran Beagle(1830-1836),yang menemukan kesamaan antara berbagai jenis makhluk hidup, yang menunjuk ke arah kesimpulan yang sama. Kesamaan-kesamaan antara jenis burung-burung finches yang diamatinya secara mendetail di kepulauan Galapagos,rupanya menunjukkan asal-usul yang sama dari burung-burung itu. Ia mendapati, bahwa bentuk paruh burung-burung itu tetap sama secara turun temurun, namun memiliki sedikit perbedaan di beberapa lingkungan hidup yang berbeda(seleksi alam). Hal ini merupakan tugas yang berat, karena tidak didukung oleh keyakinan keagamaan yang lazim pada waktu itu. Akhirnya, dua puluh tahun kemudian, terbitlah buku karangannya The Origin of Species. Dari situ muncul berbagai anggapan, bahwa Darwin adalah pencetus teori evolusi manusia, bahwa manusia berasal dari kera.
Padahal, dalam buku karangannya “The Origin of Species”(1859) yang langsung terjual habis dalam dua belas jam setelah penerbitan pertamanya, Darwin sangat sedikit sekali menyangkutpautkan manusia dalam uraiannya tentang seleksi alam. Namun, majalah The Quarterly Review, menuduh Darwin sebagai seseorang yang menolak hubungan antara ciptaan dengan Pencipta-Nya sebagaimana yang telah diwahyukan! Orang-orang lain mencaci maki, menghina, dan menjatuhkan nama Darwin. Sedangkan majalah Athenaeum menuduh, bahwa Darwin menganjurkan anggapan,bahwa manusia berasal dari kera, sebagai suatu kepercayaan.
Pertengkaran ini berlangsung terus sepanjang tahun berikutnya, dan mencapai puncaknya ketika “British Association for the Advancement of Science” bersidang di kota Oxford, pada bulan Juni 1860. Dalam sidang itu, teori Darwin diserang habis-habisan oleh tiga orang pembicara. Samuel Willberforce, serta Uskup Gereja Anglikan,berhadapan dengan tujuh ratus orang untuk membahas hal itu. Pada akhir pencacimakian selama kurang lebih setengah jam terhadap pandangan Darwin atas nama Kitab Suci dan iman, Willberforce mengarahkan diri kepada Thomas Huxley, seorang ahli ilmu hayat terkemuka yang dikenal sebagai pendukung Teori Darwin, dan bertanya dengan tajam kepadanya :”Apa katanya? Dari kakek atau nenek-nya kah ia menigra bahwa dirinya keturunan kera?”
Kemudian Huxley berbisik kepada rekan di sebelahnya, “Tuhan telah menyerahkan dia ke dalam tanganku!” Kemudian ia menjawab. Dalam pokok jawabannya, Huxley menyatakan kepada sidang, bahwa tidaklah begitu memalukan mempunyai nenek moyang kera daripada seorang manusia yang melibatkan diri dalam persoalan ilmiah, yang sama sekali tidak dipahaminya. Maka, pecahlah kegaduhan dan selesailah persoalan.
Darwin sendiri tidak hadir dalam pertemuan itu, dan ia sama sekali menolak perdebatan yang timbul karena karya-nya. Dalam bukunya, ia berusaha sebisa mungkin menghindarkan perselisihan teologis dan ia baru menggunakan kata “Allah” dan “Pencipta” pada bab terakhir dalam bukunya, untuk mencoba mempertemukan teorinya dengan agama. Kira-kira begini kutipannya: “Pandangan mengenai hidup ini sangat mulia , kekuatan hidup yang beraneka ragam itu telah dimasukkan sejak permulaan ke dalam beberapa bentuk atau bahkan ke dalam sebuah bentuk saja oleh Sang Pencipta…”
Sekalipun kemudian Darwin menyebut dirinya sebagai seorang yang tidak megetahui dengan pasti mengenai ada atau tidaknya Allah, imannya sendiri lebih digoncangkan oleh teori-teori yang dibawakan oleh pengkotbah mengenai “pembalasan” atau “penghakiman akhir” di akhirat,dan mengenai neraka yang akan diterima seseorang akibat karyanya sendiri di dunia. Bahkan, pada akhir hayatnya, ia menyatakan kepada salah seorang sahabatnya, bahwa keteraturan alam yang menakjubkan baginya nampak sebagai pernyataan dan hasil akal budi. Sampai pada saat kematiannya, dengan agak kekanak-kanakan ia berpegang teguh pada anggapan bahwa pendapat-pendapat keagamaannya sendiri tidak akan membawa akibat apapun juga bagi orang lain,kecuali bagi dirinya sendiri.
Sebagai penutup, saya ingin mengutip pesan terakhir Tom Hanks pada film The Da Vinci Code; yaitu: “Tidaklah begitu penting mengenai apa pendapat atau teori seseorang tentang suatu peristiwa yang terjadi di masa lalu. Yang jauh lebih penting ialah apa yang kamu yakini dan kamu percayai.” http://ericandry.blog.uns.ac.id/2009/05/18/apakah-benar-nenek-moyang-manusia-adalah-kera/

Thanks buat Eric Andry yang telah membuat tulisan ini ( walaupun gk kenal ). Tapi saya akan mencoba memberikan sedikit pendapat disini. Pertama dari segi akademis,, kita lihat aja dari kata EVOLUSI,, apa sih sebenernya definisi evolusi itu? evolusi adalah perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Sederhananya evolusi menimbulkan sesuatu yang baru tanpa menghilangkan sifat sebelumnya dan sesuatu sebelum sesuatu yang baru itu hilang secara sepenuhnya. Artinya kalau para darwinis bersikukuh kera adalah nenek moyang manusia adalah kurang tepat,,kalau memang berevolusi kenapa kera masih ada sampe sekarang ?

Kedua,, dari segi agama. Simpel saja,, kalau dilihat dari segi agama( islam ) semuanya menjadi sangat jelas, apakah nenek moyang manusia adalah kera? Jawabannya jelas, TIDAK. Mengapa? Pertanyaannya, apakah Nabi Adam As adalah kera ? klo nggak,, Jelas dalam Al-quran Manusia PERTAMA yang di turunkan di bumi adalah Nabi Adam As. Klo iya,, Masa iya sih Nabi diciptakan sebagai kera? Gk mungkin kan ?

Yah semua itu hanya pendapat,, jika ada pendapat lain (akademis) monggo tinggalkan komentar :)

About these ads

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.